Apa itu kesehatan? Pengertian, Faktor-Faktornya dan juga
cara menanganinya?
Kesehatan adalah di mana hal yang sangat
diinginkan oleh semua makhluk hidup. Karena kondisi tubuh yang sakit, akan
membuat seseorang menjadi tidak lagi produktif dan sangat beresiko kematian.
Upaya agar badan tetap sehat dan produktif, yaitu dengan
mencegahnya dari gangguan kesehatan itu sendiri salah satunya pemeriksaan,
perawatan dan pengobatan.
Kesehatan
dibagi menjadi 3 aspek antara lain :
1. Sehat Fisik.
Sehat fisik adalah di mana kondisi seseorang dalam keadaan
sehat dan bugar.
2. Sehat Sosial
Sehat Sosial adalah di mana seseorang itu mampu menjalin
hubungan baik dan damai dengan orang lain yang berada di lingkungannya.
3. Sehat Jiwa
Sehat jiwa adalah seseorang yang mampu menerima
dirinya sendiri dan orang lain tentang kekurangan dan kelebihannya. Orang yang
mampu mensyukuri setiap apa yang didapatkannya, baik itu kebahagiaan ataupun
kabar duka.
Berdasarkan
data statistik kesehatan di indonesia di tahun 2021.
Menurut riset dari kementerian
kesehatan dan data
dari (BPS) atau badan pusat statistik, jaminan
kesehatan yang ada di indonesia mencapai 68,36%.
Mengapa kesehatan di Indonesia masih termasuk dalam kategori yang tergolong
rendah? Karena
kualitas kesehatan nasional bisa dilihat dari rendahnya angka harapan hidup.
WHO merilis data terbarunya bahwa
Negara Indonesia berada di posisi 4 Asia Tenggara dan peringkat 30 dunia,
memiliki poin 56,6%. Mengapa demikian? Karena kesadaran masyarakat indonesia
akan kesehatan yang masih rendah.
Adapun faktor
penyebab rendahnya kesehatan yaitu gizi
buruk, penyakit yang menular dan kesenggangan ekonomi.
Apakah kesehatan memiliki dampak terhadap suatu negara?
Terlambatnya sebuah pembangunan
yang berbentuk fisik karena hanya terfokus pada suatu masalah utama yaitu kesehatan yang menyangkut sebuah hak asasi manusia dan keselamatan jiwa
sebuah warga negara.
Bagaimana cara pemerintah mengatasinya?
Ada beberapa langkah bagaimana pemerintah mengatasi dan
meningkatkan kualitas kesehatan penduduknya yaitu :
meningkatkan mutu gizi, meningkatkan sarana pangan,
meningkatkan prasarana pelayanan kesehatan dan memperbanyak sumber mata air
bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
3 Tips Yang Perlu Rutin Dilakukan
Agar Terhindar Dari Penyakit.
- Mengkonsumsi Makanan yang
bergizi dan rutin berolahraga.
Mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan karbohidrat
adalah cara menjaga kondisi tubuh agar tetap fit yaitu seperti :
Makanan : Nasi merah, roti, gandum dan oat.
Lemak yang sehat : Alpukat, ikan laut, ikan tawar dan
kacang-kacangan.
Protein : Daging yang kadar lemaknya rendah, susu dan telur.
Sayur-sayuran yang mengandung kadar vitamin dan mineral
tinggi seperti : brokoli, kembang kol,
wortel, kale, mentimun, jamur, kubis, paprika, terong dan labu.
Buah-buahan : Anggur, jeruk, apel, mangga, lemon, nanas,
pisang dan banyak lagi.
Selain makanan di atas yang di sebutkan kita juga harus
menyeimbangkannya dengan olahraga, agar lemak yang ada di badan kita terbakar
dan juga sangat dianjurkan karena untuk membantu mengatasi atau mencegah
penyakit seperti : diabetes, radang
sendi, osteoporosis, stroke, darah tinggi dan penyakit lainnya. Disarankan
melakukan olahraga minimal 15-25 menit per setiap harinya.
- Waktu Istirahat Yang Cukup.
Tidur atau istirahat hal yang sangat penting untuk menjaga
kesehatan tubuh kita. Pada umumnya tidur yang normal adalah 8 jam setiap
harinya, karena itu waktu yang cukup dan membantu memperbaiki sel-sel tubuh,
membuat tubuh menjadi segar, mempertajam ingatan, dan meningkatkan suasana
hati.
- Tidak Merokok dan Mengkonsumsi
Alkohol Secara Berlebih
Mengurangi atau berhenti merokok dan meminum alkohol salah
satu menjaga kesehatan juga. Kebiasaan atau ketergantungan secara berlebih
terhadap rokok menjadi penyebab penyakit kanker, kardiovaskular, dan gangguan
pada pernapasan.
Selain rokok, hentikan dan kurangi juga kebiasaan
mengkonsumsi minuman beralkohol, karena terlalu sering atau berlebih bisa
menyebabkan kesehatan tubuh terganggu dan mudah sekali terinfeksi bakteri atau
virus. Alkohol sendiri bisa menimbulkan beberapa penyakit seperti ginjal, kerusakan
pada hati bahkan kanker.